The Chronicles of Narnia – The Silver Chair
Ringkasan Cerita
Cerita ini dimulai dengan Eustace dan teman sekelasnya, Jill
Pole, yang menghadapi masalah di sekolah mereka. Anak-anak yang bandel tidak
mendapat teguran, sehingga mereka mempermainkan anak yang lebih lemah. Atas
usul Eustace, mereka berdua meminta pertolongan Aslan agar terhindar dari
anak-anak bandel itu, dan mereka akhirnya berhasil masuk ke dunia Narnia,
tepatnya sampai di negeri Aslan. Sesampainya disana Jill menyombongkan diri
dengan berdiri di ujung tebing. Eustace yang berusaha menariknya mundur,
terjatuh dari tebing itu. Aslan muncul dan menyelamatkan mereka. Aslan
menjelaskan kepada Jill yang sendirian (Eustace ditolong dengan ditiup Aslan ke
negeri Narnia sewaktu terjatuh), bahwa ia dan Eustace mempunyai tugas untuk
menyelamatkan Pangeran Rilian dari Narnia yang hilang beberapa tahun
sebelumnya. Aslan memberitahu Jill bahwa tugasnya akan lebih berat karena
kesalahannya yang menyebabkan Eustace jatuh. Aslan memberikan Jill empat tanda-tanda
yang harus ia hafal untuk membimbing perjalanan mereka. Aslan lalu meniup Jill
ke Narnia seperti yang dilakukannya kepada Eustace. Jill sampai di Narnia
beberapa saat setelah Eustace sampai. Setiba mereka di Narnia, Eustace dan Jill
sempat melihat Raja Caspian X (sahabat Eustace) yang sudah tua yang memulai
perjalanan untuk mencari anaknya sekali lagi. Meskipun tidak bisa bertemu
langsung dengan sang Raja, Eustace bertemu dengan Trumpkin, dwarf yang
dikenalinya yang mempersilakan mereka tinggal di Cair Paravel. Dari sana,
dengan bantuan Glimfeather, seekor burung hantu, Eustace dan Jill bertemu
dengan Parlemen burung-burung hantu yang berbicara. Eustace dan Jill mendapat
informasi bahwa Pangeran Rilian hilang ketika mencari ular hijau yang membunuh
ibunya dan ia akhirnya terjebak oleh trik sang penyihir. Untuk membimbing
perjalanan kedua anak manusia itu, mereka meminta Puddleglum, seorang
Marsh-wiggle, untuk membantu. Aslan tidak muncul lagi sampai pada akhir cerita.
Namun tanda-tanda yang diberitahukannya kepada Jill menjadi pusat dalam cerita
ini. Kepercayaan kepada Aslan yang ditunjukkan oleh Eustace, Jill, Puddleglum
dan Pangeran Rilian adalah bagian yang terpenting dalam mengalahkan sang Lady
Bergaun Hijau, yang berusaha menghancurkan kepercayaan mereka akan Narnia.
Aslan diceritakan muncul dihadapan Raja Caspian dalam perjalanannya dan
memerintahkan sang raja untuk kembali ke Narnia dan berjumpa dengan putranya.
Setelah Caspian meninggal, ia membawa Eustace, Jill dan jasad Caspian ke negeri
Aslan. Disana, Aslan dengan darah dari telapak kakinya, membangkitkan Caspian
untuk tinggal di negeri Aslan. Pada akhirnya Aslan mengirim Eustace dan Jill
kembali ke sekolah mereka dan membantu membalaskan perbuatan nakal dari
anak-anak bandel dari sekolah tersebut. Caspian juga diijinkan Aslan untuk
melihat sekilas bumi meskipun hanya lima menit.








0 komentar:
Posting Komentar